jump to navigation

Pengantar komputer ..(1) September 9, 2009

Posted by iwan in Topik komputer.
trackback

Belajar komputer haruslah di dasarkan pada keinginan yang kuat dan siap mental. komputer bukan barang seperti perangkat elektronik lain yang tinggal pasang dengan listrik dan on ….. karena itu yang membedakan antara komputer dan perangkat elektronik lainnya, yaitu pada sistem yang berjalan, sistem komputer (aplikasi) disini dapat kita atur misal buat perangkat musik (winamp, jet audio), perangkat player (power dvd, interwin dvd), perangkat editing, dan banyak lagi..

Namun belajar komputer yang ingin saya tekankan yang pertama adalah bukan pada software maupun hardware yang akan dipakai, melainkan tapi pada yang paling mendasarkan dahulu…. yaitu perangkat kelistrikkan..

Kenapa listrik dahulu yang di dahulukan, karena banyak pengguna komputer yang kita temui tidak atau kurang sekali memperhatikan masalah listrik yang ada pada rumah atau kantor !! listrik adalah komponen utama yang menjadi bagian penting dari semua sistem yang berjalan tanpa adanya listrik, komputer kita tidak akan on (hidup).

Listrik yang disiapkan terlebih dahulu kita musti tahu pada tegangan berapa (V = volt, 220 v atau 110 v), dan daya yang terpasang (W = watt, 450 watt atau lebih, makin tinggi makin baik agar tidak terjadi mati lampu pada saat kita menyalakan komputer yang disebabkan terbatasnya daya listrik kita), jika keduanya kita ketahui langkah yang harus kita pastikan tegangannya naik-turun g, kenapa ini dilihat (tapi g harus karena butuh alat pengukur listrik untuk pengukuran akurat). listrik yang tidak stabil akan menyebabkan peralatan listrik kita akan rentang pada kerusakan (pembahasan lebih lanjut kita bahas nanti … jika tidak lupa…). kerusakan ini sebenarnya bukan secara total pada perangkatnya tapi pada komponen yang digunakan yang rentang pada perubahan tegangan, arus yang ada. secara nyata kita tidak akan merasakan perubahan tersebut tapi jika selang waktu itu di biarkan kita akan merasakan kenapa perangkat baru kita cepat rusak, untuk keadaan seperti ini sebenarnya bukan tanggung jawab PLN saja sebagai penyedia jasa listrik kita, jika ditelusuri ini banyak faktor yang bermain, bisa listrik, bisa komponen yang digunakan, bisa instalasi listrik yang digunakan, bisa debu yang menutupi perangkat kita karena debu basah akan menimbulkan terjadi korselting (hubungan singkat pada komponen yang digunakan), tapi ini semua perlu kecermatan dari penyedia jasa services mana yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan (jangan sembarang) agar tidak terulang kembali di kemudian hari…

Bersambung …

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: